MENGHEMAT PAJAK

APAKAH ANDA SEORANG YANG MEMBAYAR PAJAK?

APAKAH ANDA SEORANG YANG MEMBERI PERSEMBAHAN DAN/ATAU PERSEPULUHAN (1/10) KE GEREJA / YAYASAN / PELAYANAN LAINNYA?

KALAU JAWAB UNTUK KEDUA PERTANYAAN DI ATAS “YA” maka SAATNYA Anda memanfaatkan Persembahan dan/atau Persepuluhan Anda untuk MENGHEMAT PAJAK ANDA

BAGAIMANA HITUNGAN PENGHEMATAN?

Mari kita asumsikan perhitungan berikut: Jumlah Laba Bersih Rp 500juta. Jumlah Persembahan dan Persepuluhan Rp 100juta. Kalau proses perhitungan pajak normal maka oleh Ditjen Pajak jumlah Rp 100juta ditambahkan kembali ke laba sehingga Laba Bersih menurut Pajak jadi Rp 600juta. Misalkan tarif pajak 25%.

Bayar Pajak menurut perhitungan Ditjen Pajak = Rp600juta x 25% = Rp 150juta

Jumlah Pajak bila memanfaatkan FASILITAS PERPAJAKAN = Rp 500juta x 25% = Rp 125juta.

ANDA MENGHEMAT PAJAK: Rp 150juta – Rp 125juta = Rp 25juta.

APAKAH Anda pernah membayangkan berapa banyak orang dapat dibantu dengan Rp 25juta? ==> Bisa menyediakan BERAS untuk satu keluarga selama 6 tahun ==>Bisa menghidupi pendeta di daerah selama 4 tahun ==> Bisa membantu mahasiswa STT 50 orang untuk biaya hidup mereka selama sebulan. ==> Bisa membiayai sebanyak 5 orang Pendeta meningkatkan pendidikannya menjadi MTh atau MMin… meningkatkan kapasitas pengetahuan mereka setingkat Master. PEMBERDAYAAN

Bisa membiayai 125 orang ikut PELATIHAN TUMBUH KEMBANG GEREJA selama setengah hari di CMN. Bisa membiayai 2 orang Pemimpin Gereja ikut KOHLET selama 3 bulan.

Anda dapat membuat alternatif selanjutnya.

APAKAH ANDA MAU MEMBERDAYAKAN GEREJA DENGAN PENGHEMATAN PAJAK ANDA? KALAU YA KLIK/copy paste LINK BERIKUT http://www.lemsakti.net kemudian klik halaman MENYUMBANG & TJ https://www.lemsakti.net/p/tanyajawab.html

https://www.lemsakti.net/p/tanyajawab.html

%d blogger menyukai ini: